Solusi terbaik mencegah datangnya berbagai macam penyakit adalah membatasi makan. Bukan hal yang mengada-ada, pada zaman Rasulullah SAW seorang tabib pernah mengeluh pada beliau, " Wahai Rasul, apakah masyarakat madinah tidak mengenal tabib ? saya sudah lima tahun di kota ini namun tak ada satupun menemui orang sakit "
Rasulullah SAW menjawab bahwa umat islam tidak akan terserang penyakit jika melakukan 2 hal, yaitu tidak makan sebelum lapar dan berhenti sebelum kenyang. Ihwani fillah, rupanya benar sabda beliau, saat ini telah banyak analisa kedokteran yang menerangkan datangnya penyakit gara-gara makanan.
Bahkan Islam juga mengajarkan bagaimana mengatur porsi makan. Sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk air dan sepertiga yang tersisa digunakan untuk udara. Ternyata medis juga membuktikan, bila seseorang terlampau banyak memasukkan makanan ke dalam lambung, akibatnya zat asam dalam lambung tidak mencukupi lagi untuk mengolah makanan. Zat amino dari mata dan anggota tubuh lain akhirnya tersedot ke lambung untuk membantu proses pencernaan. Terjadilah kantuk yang biasa muncul setelah makan. Jika dibiasakan tidur setelah makan. Akibatnya tidak ada proses pembakaran terhadap makanan yang masuk. Dari situlah muncul berbagai macam penyakit. (KH. Syaiful Anwar)
”Keutamaan 10 hari Terakhir”
”Makna Sillaturrahim”
”Nilai-Nilai Shaum Setelah Ramadhan”
”Sendi-Sendi Kebangkitan Islam”
”Kembali kepada Allah”