Suatu saat Rasulullah menemui seorang hartawan yang marah karena satu pohon kurmanya diambil fakir miskin, bahkan ia sampai menarik keluar dari dalam mulutnya. Rasulullahpun menawarkan padanya satu pohon kurma di surga bila ia mau mengikhlaskan kurma itu. Namun hartawan tersebut tetap menolak. Sahabat Rasul menawarkan untuk membeli pohon tersebut namun si hartawan tetap saja menolak. Sahabatpun menawarkan untuk menukarnya dengan satu kebun kurma yang berisi ratusan pohon, sehingga sang hartawanpun rela mengihlaskan satu pohonnya itu untuk fakir miskin.
Ikhwan fillah, sesungguhnya motivasi sahabat Rasul tersebut bukanlah untuk mendapatkan satu pohon milik sang hartwan. Namun ia mengharapkan jaminan satu pohon di surga sebagaimana janji Rasulullah terhadap sang hartawan. Lebih dari itu, setiap pahala sedekah dalam Islam dijanjikan akan dilipat gandakan. Allah ta'ala berfirman : " Permisalan orang yang berinfaq di jalan Allah seperti permisalan satu biji yang menumbuhkan sembilan tangkai, setiap tangkainya membuahkan seratus biji". Inilah kemulian bershadaqah dalam Islam. Bahkan janji Allah lagi, Ia akan melipatgandakan hingga tak terkira untuk hamba yang ia kehendaki. (H. Zufar Bawazir, Lc)
”Keutamaan 10 hari Terakhir”
”Makna Sillaturrahim”
”Nilai-Nilai Shaum Setelah Ramadhan”
”Sendi-Sendi Kebangkitan Islam”
”Kembali kepada Allah”