Sesungguhnya Allah itu baik, tidak menerima kecuali hal yang baik. Penggalan hadits yang termaktub dalam Kitab Al-Arbain An-Nawawiyah ini terletak pada urutan ke 10 dalam urutan nomor. Namun esensinya tak kalah dengan hadist pertama dalam kitab tersebut. Hadist pertama Al-Arbain Nawawiyah sangat termashur membahas tentang masalah niat, sedangkan hadist ke-10 ini membahas implikasi tindakan yang berkaitan erat dengan permohonan yang ditujukan kepada Rabb.
Sebuah tindakan yang baik sesuai dengan syariat maka juga harus dilandasi dengan kebaikan. Contohnya adalah bahwa sedeqah merupakan amal terpuji, namun harta yang digunakan untuk sedekah harus harta yang halal pula. Mengapa demikian ? Ternyata halal haramnya makanan kita, pakaian kita dan darimana kita hidup sangat berpengaruh kepada do'a-do'a yang kita panjatkan.
Dalam akhir hadits tersebut, diceritakan perihal seseorang yang makan makanan haram, berpakaian dengan pakaian haram serta dibesarkan dengan keharaman, sedangkan ia menengadahkan tangannya untuk berdoa. Maka macam manakan do'anya bisa terkabul. Wallahu a'lam
”Keutamaan 10 hari Terakhir”
”Makna Sillaturrahim”
”Nilai-Nilai Shaum Setelah Ramadhan”
”Sendi-Sendi Kebangkitan Islam”
”Kembali kepada Allah”