Persiapan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) yang akan dilaksanakan pada 16 Juni 2010 sudah mulai dilakukan. Saat ini, Perguruan tinggi negeri (PTN) secara bersama-sama sedang mempersiapkan soal.
''Persiapan SNMPTN diselenggarakan perguruan tinggi secara bersama-sama. Saat ini sedang mengurus soal. Mudah-mudahan dengan kualitas yang lebih baik,'' ujar Rektor UI, Gumilar Rusliwa Soemantri, Rabu (19/5).
Dalam pelaksanaan SNMPTN nanti, Gumilar mengatakan, akan semakin diperketat. Pihaknya juga mewasapdai segala hal yang membuka peluang kecurangan.
Selain itu, kata Gumilar, pihaknya juga mencermati gerak-gerik mencurigakan dari peserta. Semua ini dilakukan untuk membangun nilai kejujuran, keadilan serta kebenaran. ''Pengawasan dapat menutup orang yang ingin berlaku curang, kami mewaspadai segala alat elektronik yang dapat membuka peluang kecurangan seperti handphone, alat elektronik lain, juga pulpen-pulpen yang mencurigakan,'' jelasnya.
Untuk SNMPTN, UI akan memberikan sekitar 1.500-2.000-an porsi kursinya dari sekitar 5500 kursi yang ada. ''Ya itu masih kisaran, belum tentu semua mendaftar,'' jelas Gumilar.
Terkait kuota 60 persen penerimaan mahasiswa baru lewat jalur nasional yang ditetapkan Kemendiknas, Gumilar mengatakan, akan melaksanakan peraturan itu jika memang sudah disahkan. ''Nanti kalau tahun depan ada peraturan baru, ya nanti saja tahun depan dilaksanakannya. Belum keluar peraturannya. Masak peraturan baru diwacanakan sudah harus diikuti,'' tegasnya. (republika.co.id)